Menu Makan Enak Buat Naik Gunung

Kalau ditanya, apa hal yang disuka pas naik gunung? Jawaban saya adalah memasak. Memasak di gunung semacam “reward” sama diri sendiri setelah lelah sama jalur gunung yang nanjak terus. Capek, keringetan, dan pusing selama mendaki bisa hilang gitu aja kalau udah waktunya masak buat makan. Sebenarnya bagian terenaknya ya makan, tapi belum afdol kalau belum bereksperimen sama masakan di gunung hahaha.

image

Buat pemula pasti selalu bingung kalau naik gunung mau masak apa dan logistik apa aja yang harus disiapkan, ujung-ujungnya bawa mie instan yang kalorinya rendah dan cuma bikin badan dehidrasi. Singkat tentang kalori, untuk kegiatan mendaki gunung ini terhitung aktivitas berat. Kalori yang dibutuhkan pria dan wanita perhari untuk aktivitas mendaki gunung ini juga beda, pria butuh 3.000 kalori dan wanita 2.600 kalori. Asupan kalori ini dari makanan yang kita bawa dan masak selama mendaki gunung, dari karbohidrat, lemak, protein, dll. Nah, gimana kita tau makanan yang kita makan berapa jumlah kalorinya? Kalian bisa cek di aplikasi HP, banyak banget aplikasi buat tau kalori makanan.

Oiya, untuk nentuin kita mau bawa logistik apa aja, cara mudahnya kita harus buat dulu manajemen perjalanannya, berapa lama pendakian, jam berapa ngecamp, berapa banyak timnya atau biasa disebut 5W1H (What, Where, Who, When, Why, How). Dalam tulisan ini saya rekomendasi menu untuk mendaki gunung 2D1N ya, dua hari satu malam. Untuk list menu, ini ada contoh waktu perjalanan ke Pangrango beberapa waktu lalu.

image

Mendaki gunung itu sudah pasti melelahkan, jangan sampai karena kondisi yang minim kita jadi tidak bisa makan enak. Makan enak itu sebuah keharusan kalau naik gunung, catet! Hahaha. Sekarang mau makan enak di gunung gampang banget, banyak banget bumbu instan di pasaran yang jadi penyelamat.

Sepiring nasi adalah kewajiban. Mungkin lebih tepatnya sepiring karbo. Apalagi kalo mendaki gunung sama para lelaki yang perutnya monster. Sialnya, sampai sekarang saya belum bisa memasak nasi di nesting atau trangia. Syukurnya selalu berpartner sama orang yang jago masak nasi, never failed. Delicious rice, happy tummy hehehe. Asupan karbo ini tidak harus melulu nasi, bisa juga diganti spagheti, kentang atau ubi.

image

Nah, biasanya kalau naik gunung pagi, pasti kita menepi di pos buat makan siang, begitu juga kalau naik gunungnya sore pasti pas sampai pos camp sudah malam, bawa nasi dan lauk matang dari rumah atau warung sangat membantu banget. Nasinya jangan dicampur sama lauk atau sayur apapun, dalam satu wadah hanya nasi saja karena nanti khawatir nasinya basi. Nasi dan lauk matang ini berguna banget, pas sudah sampai camp kita tinggal hangatkan di trangia sebentar dan langsung bisa dimakan, gak perlu repot masak lagi. Lauk matang yang bisa dibawa misalnya ayam goreng, sate ayam, telur asin, teri kacang, kering tempe atau kering kentang. Kita juga bisa bawa frozen food seperti kebab frozen atau roti maryam (banyak dijual di online shop kok).

image

Untuk sayur bisa masak sayur sop, capcay, pecel sayur atau tumis-tumisan. Tips dari saya, semua bahan masakan dicuci dan dipotong dari rumah kemudian ditempatkan di wadah tertutup. Ini sangat memudahkan, karena nanti kita tinggal masukin aja bahan-bahannya, dan pastinya jadi minim sampah.

image
image
image

Gimana ceritanya bisa masak ayam Ojju (ayam lilit keju mozarella) di gunung? Gampang kok. Ayam gorengnya tidak perlu dimasak dari awal, beli ayam goreng tepung di dekat rumah, taruh di wadah. Bumbunya pakai saus barbeque di supermarket, keju mozarellanya juga. Kejunya ditaruh di wadah sendiri ya, takut lumer. Tapi pengalaman saya kemarin, karena suhu gunung cenderung dingin jadi kejunya aman. Bawa parutan keju juga dari rumah, tinggal selipin di carrier, ringan!

image
image

Karbo, sayur, protein udah semua, jangan lupa dessertnya. Biasanya saya dan teman-teman selalu bikin jelly. Jelly dimasak pas baru sampai di camp atau sambil menunggu nasi matang, kalau sudah matang didiamkan di wadah, nanti jelly mengeras sendiri karena di gunung kan suhunya dingin hehe. Bawa buah potong dari rumah atau beli di pasar juga penting banget, biar sehat hihi.

image

By the way, bawa makanan cadangan juga penting ya, amit-amit kalau hal buruk terjadi terus kita susah buat masak yang ribet, bisa bawa sarden.

Sekarang sudah tidak ada alasan lagi buat makan minim kalau mendaki gunung, banyak banget resep makanan enak yang simple. Bisa tanya ke mbah gugel atau bereksperimen sendiri hehe. Intinya, biar mudah persiapkan semua bahan yang dicuci dan dipotong dari rumah karena bisa minimalisir sampah. Semoga berguna, ya! Happy cooking!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s