Jogja Bersama 19 (Part 2) – Kopi Klothok, Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus

Halo kembali lagi di cerita jalan-jalan bersama 19. Jangan bosan ya! Ini partterakhir kok hehe

21 April 2017. Pagi ini saya mengajak mereka sarapan di Kopi Klothok Pakem. Itu sudah ada di list itenerary dari awal saya buat, karena saya ingin mereka merasakan enaknya pisang goreng ter-enak se-Asia Tenggara (lebay hahaha). Kami berangkat agak siang, waktu sudah nyerempet sholat Jumat. Mau pilih tempat untuk makan saja harus drama, kubu satu ingin di luar pinggir sawah biar bisa merokok yang satu lagi mau di dalam rumah depan kipas angin karena di luar panas. Akhirnya kubu pinggir sawah yang menang. Menikmati pisang goreng, nasi sayur lodeh di pinggir sawah sambil tertawa, such a lovely afternoon! Tetapi tidak lama hujan turun deras, terpaksa kami harus pindah tempat duduk di teras dan menunggu hujan reda. Kami menunggu cukup lamaaaaa, 4 jam disana! Semua itenerary hari itu berantakan, kami berniat mau ke Blukit Klangon dan sunsetan di Candi Ratu Boko, tapi semua sirna. 

image
image

Setelah hujan agak reda, kami langsung menuju ke Malioboro untuk menikmati malam. Aphoy ingin melihat pertunjukan musik di pinggir jalan Malioboro dan Ade ingin berbelanja oleh-oleh. Malioboro malam itu tidak terlalu ramai, padahal long weekend. Kami menonton pertunjukan musik tradisional di pinggir jalan, sampai request lagu hehe. 

image
image

Dari Malioboro saya mengajak mereka makan malam di Sate Klathak Jombor. Makanan ini merupakan salah satu hal wajib kalau berkunjung ke Jogja. Kami memesan sate klathak, tengkleng dan tongseng.

image

22 April 2017. Dari semalam Bolang sudah bawel berpesan “Bangun pagi ya, kita sunrise-an di Kebun Buah Mangunan besok. Berangkat jam 5 subuh”. Demisunrise yang katanya bagus, kami berangkat dari penginapan jam setengah 6 pagi, tentunya tanpa mandi, Alhamdulillah cuaca ceraaaah. Tiba di Kebun Buah Mangunan pukul setengah 7. Luaaarrr biasaaaaa, sudah ramai sekali pengunjungnya. Parkiran cukup padat. Bahkan ada yang sudah sarapan di warung-warung, mereka berangkat dari jam berapa ya? Oiya, harga tiket masuk Kebun Buah Mangunan ini hanya Rp. 5.000,-. Yuhuuu ternyata sunrise-nya memang bagusss! Apiiik! Kami masih kebagian kabut-kabut hitz yang memang dicari para pengunjung. Kami tidak berhenti mengabadikan gambar, padahal matahari sudah mulai bikin gerah. Saya cukup sering berkunjung ke Kebun Buah Mangunan, tapi baru pertama kalinya saya datang ketika sunrise, basanya siang atau sore hari.

image
image

Setelah dari Kebun Buah Mangunan, mumpung masih pagi dan belum terlalu panas, kami melanjutkan ke Hutan Pinus yang lokasinya masih dekat dengan Kebun Buah Mangunan. Saya pribadi agak bosan dan merasa biasa aja berada di Hutan Pinus, karena saya sudah pernah berkunjung kesini dan tidak banyak berubah. Kami hanya duduk-duduk di bawah rindangnya hutan sambil ngobrol-ngobrol. Harga tiket masuk Hutan Pinus hanya Rp. 2.000,-

image
image

Matahari mulai terik, perut pun mulai keroncongan, kami makan Bakso Klenger di daerah kota. Dan kita menjadi pelanggan pertama, karena warung bakso baru saja buka.

image

Karena kami bangun terlalu pagi setelah kenyang menyantap bakso kami kembali ke kosan dan tidur siang hehehe. Malam harinya kami ke Alun-Alun Kidul melihat sepeda warna-warni. Kami pun mencoba melewati pohon beringin dengan mata tertutup, tapi tidak ada yang berhasil hahaha. Setelah dari Alun-Alun Kidul kami menuju tempat ngopi di daerah Prawirotaman, Move on Coffee.

image
image

23 April 2017. Hari ini mereka akan kembali ke Jakarta pukul 5 sore. Agenda hari ini adalah berbelanja oleh-oleh di Sentra Bakpia Pathuk 25 di dekat Malioboro. Luaaarrr biasa ramaiiii, karena ini long weekend. Kalo boleh tau, gimana Adesri rasanya antri bakpia banyak terus ditinggal teman-temannya minus es teh diluar? Wkwkwk. Setelah jajan oleh-oleh kami menuju ke Via-Via di Prawirotaman untuk bertemu Kace, teman seangkatan kami juga di 19. Edisi nongski 19 di Jogja hehehe. Sebelum pukul 5 kami sudah berada di Stasiun Lempuyangan. 

image

Hard to say good bye kalo liburan bareng orang-orang geblek! Hahaha. See you on next holiday, kemana nih kita? Hihihi. Cheers, Kajol. Xo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s