Ayam Goreng Legendaris “Mbah Cemplung”

Mencicipi beragam kuliner di Jogja memang tidak akan pernah ada habisnya, apalagi kuliner khas dan legendarisnya. Kalo kamu sudah beberapa kali mengunjungi Jogja dan ingin mencoba kuliner baru selain gudeg (the most famous food in this city hehe), kamu bisa berkunjung ke Ayam Goreng Jawa “Mbah Cemplung”.

Lokasinya berada di daerah Kasihan, Bantul. Butuh waktu sekitar 30 menit dari pusat kota Jogja menuju lokasi Mbah Cemplung. Di zaman yang canggih ini, kamu sudah bisa langsung search Ayam Goreng Mbah Cemplung di aplikasi maps di smartphone kamu, tidak perlu repot berhenti bertanya di setiap pertigaan jalan hehe. Tapi hati-hati ya, kalau kamu sudah menemukan Bakmi Pak Pele di kanan jalan, berarti lokasi Mbah Cemplung tidak jauh setelah Bakmi Pele, ada di kanan jalan.

image

Rumah makan Mbah Cemplung suasananya sangat sederhana, pengunjung dapat memilih untuk makan di meja dan bangku kayu panjang atau lesehan. Sangat cocok untuk lokasi makan bersama keluarga. Jangan khawatir, lokasi parkir kendaraan juga luas, kendaraan sejenis bis pariwisata pun bisa masuk ke area parkir.

Untuk menu, tentu sajian utamanya adalah ayam goreng. Tetapi ayam goreng yang disajikan bukan ayam goreng biasa, ayam gorengnya adalah ayam goreng kampung! Ukurannya super besaaarrr! Walaupun ukurannya besar, tetapi ayam goreng kampung ini tidak alot dan keras, sangat empuk! Kebanyakan masakan Jogja mengandalkan rasa manis, ayam goreng ini memiliki bumbu khas dan gurih. 

image
Ayam Goreng Super Besar

Konon katanya, ayam yang digunakan adalah ayam goreng kampung liar, bukan yang diternak di dalam kandang. Selain itu, ayam goreng ini juga dimasak semalaman agar bumbu khasnya meresap.

Ketika memesan makanan, biasanya saya dan teman-teman punya request untuk pelayan, “Mas, ayamnya yang ukuran besar ya!”. Dan benar saja, ayam yang datang ke meja kami adalah ayam dengan ukuran besar (banget). Oiya, kalau kamu datang tidak terlalu sore dan tidak ramai pengunjung, kamu bisa request mau ayam dada, paha atau kepala. Tetapi kalau sudah sore, biasanya kamu akan diberikan yang tersedia di dapur, tidak bisa memilih.

Ayam goreng Mbah Cemplung juga menyediakakan ayam goreng utuh satu ekor (ingkung). Selain ayam goreng, ada juga tahu goreng, tempe goreng, terong goreng, dan pete goreng. Pesanan yang datang akan di sajikan bersama nasi hangat, sambal matang, sambal mentah dan lalapan. Nasi di sini bisa re-fill sampai kamu kenyang! Mantap, kan?

image
Nasi, ayam goreng dada, ayam goreng paha, terong goreng, sambal dan lalapan

Untuk menu minuman, di sini tersedia teh hangat atau es, jeruk hangat atau es, air mineral, teh botol, soft drink dan yang wajib dipesan adalah es tape hijau.

Walaupun lokasinya tidak berada di pusat kota Jogja, tetapi rumah makan ini tidak pernah sepi pengunjung, baik pengunjung asli Jogja ataupun luar Jogja yang sedang berlibur. Ayam goreng Mbah Cemplung buka dari pukul 08.00 sampai habis. Kamu juga bisa melakukan reservasi, lho. Satu potong ayam goreng besar (dada atau paha) beserta nasi dihargai sekitar Rp. 45.000,- dan ayam ingkung sekitar Rp. 100.000,- (sesuai ukuran ayam yang tersedia). 

image
Ayam goreng paha dan nasi hangat
image

Menurut saya, ayam goreng Mbah Cemplung ini sangat recommended. Walaupun harganya agak mahal, tetapi ini worthy. Ukuran ayamnya besar dan enak, nasi di sini juga bisa re-fill sampai kenyang! Kebayang kan ayam besar bertemu nasi hangat dan sambal, bisa nambah berapa kali? 

Ayam goreng Mbah Cemplung, the best! Happy holiday!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s